|
Cultural festival 2016
Posted on Sabtu, 22 Oktober 2016 @ 08.36 < 0 comment(s) >
Di bulan Sumpah Pemuda ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) President University, atau lebih dikenal dengan President University Student Union (PUSU) mengadakan festival kebudayaan pada tanggal 10 Oktober 2016 yang bertajuk “Art of Differences”.Acara tahunan ini dibagi menjadi dua bagian: Kompetisi Tari Tradisional Sunda untuk siswa/i tingkat SMA dan sederajat yang diadakan di Charles Himawan Auditorium, dan Malam Puncak yang diadakan di Perumahan Mahasiswa Universitas Presiden. Kompetisi tari tradisional Sunda (Jaipong) dipilih menjadi salah satu rangkaian acara dengan tujuan untuk mendorong para pelajar, khususnya tingkat SMA dan sederajat di Jabodetabek, untuk berpartisipasi aktif dalam melestarikan budaya yang perlahan-lahan mulai ditinggalkan ini. Tarian Sunda (Jaipong) merupakan tarian yang dinamis dan memiliki variasi lagu yang beragam. Salah satu peserta pun menyatakan kesukaannya terhadap tarian ini. "Saya menari tari Bali dan sekarang belajar tari Jaipong karena gerakannya menarik, saya suka lihatnya. Saya tidak mengalami kesulitan yang berarti belajar tari Jaipong," kata Diba Latifa Hasmy dari SMA Plus PGRI Cibinong. Pada malam puncak festival kebudayaan ini, ada banyak penampilan yang telah disiapkan oleh berbagai komunitas mahasiswa dari berbagai latar kebudayaan. Mahasiswa dan mahasiswi dari Aceh mempersembahkan tari Saman, para mahasiswi dari Bali mempersembahkan tari Cendrawasih, para mahasiswi dari Vietnam menampilkan tarian dari Vietnam, dan para mahasiswa dan mahasiswi dari Tiongkok mempersembahkan tarian, bela diri, narasi, dan dua buah lagu dari negara tirai bambu tersebut. Tidak hanya dari mahasiswa/i President University, para performer cilik pun ikut menunjukkan bakat mereka dalam menari Jaipong dan bela diri Pencak Silat. Selain itu, AIESEC President University, komunitas mahasiswa yang aktif dalam pertukaran budaya internasional, juga menghadirkan partisipan dari Brazil, Jerman, dan Hungaria. Selain penampilan-penampilan yang sudah dipersembahkan, ada juga bazar makanan yang memeriahkan acara tahunan ini. “Acaranya sangat menarik, terutaman makanannya. Saya sangat menyukai acara ini,” kata Lin Yu Chi, salah satu mahasiswi President University berkebangsaan Taiwan. Cultural Festival 2016 “Share to Connect, Connect to Unite” |